Monday, March 27, 2017

Indonesia butuh lebih banyak tangki terminal penyimpanan BBM

April 13, 2010 by  
Filed under BBM, Featured

Indonesia membutuhkan lebih banyak lagi infrastruktur tangki terminal penyimpanan BBM terutama di Indonesia kawasan Timur untuk menjamin keamanan pasokan BBM di Tanah Air.

Menko Perekonomian Hatta Radjasa mengatakan untuk memperkuat ketahanan pasokan BBM Indonesia harus menjadi basis logistik penyediaan BBM. Pembangunan infrastruktur tersebut, katanya, akan lebih terasa manfaatnya jika terjadi gangguan-gangguan transportasi terutama untuk BBM yang didatangkan dari luar negeri.

“Untuk memperkuat security of suply, kita memerlukan logistic of base di Tanah Air. Kita bangun tangki-tangki supaya kalau ada gangguan, misalnya pasokan dari luar negeri terganggu, maka pasokan terjaga,” ujarnya dalam peresmian terminal tangki penyimpanan BBM Vopak Terminal Jakarta hari ini.

Vopak Terminal Jakarta berkapasitas 250.800 kiloliter dengan investasi mencapai US$ 105 juta merupakan tahap 1 dari total kapasitas 450.000 kiloliter. Terminal ini memiliki infrastruktur dua dermaga dengan kapasitas 65.000 dwt dan 8.000 dwt.

Menurut dia, kapasitas tangki penyimpanan yang ada, baik milik PT Pertamina (Persero) ataupun swasta sejauh ini masih belum memadai. Untuk itu, tuturnya, tangki-tangki penyimpanan BBM perlu dibangun lebih banyak lagi, termasuk untuk kawasan Indonesia bagian Timur.

“Dengan kapasitas yang ada, termasuk milik Pertamina, kita masih memerlukan termasuk di Indonesia bagian Timur,” katanya.

Berdasarkan data Ditjen Migas yang dikutip situs resminya, pada 2009 jumlah tangki penyimpanan BBM darat milik Pertamina dan badan usaha lain mencapai 1.577 tangki dengan total kapasitas 5,056 juta kiloliter. Dari jumlah tersebut, 57% terkonsentrasi di Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara.

Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita Herawati Legowo mengatakan selain izin milik Pertamina, saat ini terdapat 27 badan usaha swasta yang telah mengajukan izin membangun terminal penyimpanan BBM. Menurut dia, dari total izin yang sudah masuk ke pemerintah, hanya tersisa 30% saja yang belum dibangun.

“Selama ini, akibat kurangnya infrastruktur Indonesia sangat bergantung pada Singapura dalam penyediaan BBM,” jelasnya.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.