Tuesday, October 24, 2017

Hiswana minta sistem pembelian pertamax dipermudah

November 1, 2010 by  
Filed under BBM

JAKARTA: Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak Bumi dan Gas (Hiswana Migas) meminta PT Pertamina (Persero) mempermudah sistem pembayaran atas pembelian BBM nonsubsidi sehingga pengusaha SPBU bisa lebih banyak menjual pertamax.

Ketua Umum Himpunan Wiraswasta Migas Nasional (Hiswana Migas) Eri Purnomohadi menilai Pertamina perlu lebih agresif untuk memasok pertamax dalam jumlah yang lebih besar ke setiap SPBU. Apalagi, pertamax secara bisnis sebetulnya juga lebih menguntungkan bagi pemilik SPBU.

“Kalau memang ingin pertamax lebih banyak dibeli masyarakat, stok di SPBU harusnya lebih dari cukup. Mestinya Pertamina lebih agresif lagi. Kirim saja pertamax duluan, bayarnya belakangan. Pengusaha juga pasti bayar,” tutur dia, hari ini.

Sebagai wadah perhimpunan pengusaha di bidang usaha hilir migas, khususnya penyaluran dan niaga hasil olahan migas, lanjut Eri, Hiswana Migas melihat ada kecenderungan peningkatan penggunaan pertamax setiap tahun.

Bahkan, rerata kenaikan penjualan pertamax di kota-kota besar mencapai 20%-30% setiap tahun. Oleh karena itu, Pertamina perlu mengubah pola pendekatan bisnis melalui pengiriman pertamax di depan agar SPBU tidak mengalami kehabisan stok.

“Kirimkan saja [tambahan] pertamax ke SPBU yang sudah jualan pertamax dan beri delivery order yang lebih banyak.”

Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Adi Subagyo sebelumnya meminta Pertamina untuk meningkatkan pasok pertamax ke SPBU. Permintaan itu terkait dengan realisasi konsumsi BBM bersubsidi pada Januari-September 2010 yang sudah mencapai 28,54 juta kiloliter (KL) atau 78,1% dari kuota APBN P-2010 sebesar 36,5 juta KL.

Dia menilai bila Pertamina tidak melakukan pengendalian sejak awal tahun, realisasi konsumsi BBM bersubsidi bisa mencapai 40,5 juta KL. Namun, dengan sudah dimulainya pengendalian penjualan BBM bersubsidi, walaupun tidak secara ketat, konsumsi bahan bakar tersebut diprediksikan hanya mencapai 37 juta KL -38,8 juta KL.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina Mochamad Harun mengatakan BUMN migas itu akan berupaya mendorong peningkatan konsumsi BBM nonsubsidi dengan menambah 10% pasokan pertamax di setiap SPBU hingga akhir tahun ini.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.