Monday, March 27, 2017

Harga Minyak Merangkak ke US$78/barel

May 8, 2010 by  
Filed under BBM, Featured

Harga minyak mentah untuk perdagangan Asia di bursa New York tampak tertatih-tatih untuk kembali bangkit menuju US$80/barel setelah menurun tajam. Kenaikan yang relatif kecil ini bersamaan dengan harapan investor bahwa pemerintah AS akan mengungkap laporan yang positif di sektor tenaga kerja Jumat waktu setempat.

Berdasarkan transaksi elektronik yang dipantau dari Singapura, Jumat siang, harga minyak mentah untuk pasokan Juni naik 54 sen menjadi US$77,65 per barel. Dalam transaksi langsung di New York dini hari tadi, harga minyak anjlok US$2,86 menjadi US$77,11 per barel.

Harga minyak mentah merosot dari level tertinggi dalam 18 bulan terakhir pada level US$87,15 per barel yang dicapai pada Senin lalu. Level tersebut tercapai karena nilai dolar menguat terhadap euro di tengah kecemasan para investor bahwa dana talangan sekitar US$144 miliar kepada Yunani tidak akan memadai untuk mengekang penularan krisis utang ke negara-negara lain di Eropa.

Harga komoditas yang dihargai dengan dolar seperti minyak akan menjadi lebih mahal bagi para investor pemegang euro karena mata uang Amerika Serikat (AS) menguat.

Kemarin nilai euro turun ke level terendah dalam 14 bulan terakhir. Hari ini, euro menguat menjadi US$1,2705 per euro. Sedangkan dolar atas yen menguat ke level 92,79 yen dari 90,78 yen per dolar.

“Ketakutan penularan krisis ke Spanyol dan Portugal dianggap sangat serius oleh para investor,” kata Sander Capital Advisors dalam sebuah laporan. “Bila euro terus melemah, itu akan menambah tekanan pada harga minyak,” lanjutnya.

Saham-saham global yang rontok juga makin membebani harga minyak. Para pialang minyak mentah sering menjadikan ekuitas sebagai barometer dari sentimen investor secara keseluruhan, dan indeks saham industri Dow Jones anjlok 3,2 persen pada perdagangan Kamis kemarin. Indeks saham di semua bursa utama Asia juga melemah hari ini.

Investor kini menunggu laporan sektor tenaga kerja di bulan April dari Departemen Tenaga Kerja. Laporan tersebut akan dirilis pada Jumat ini dan bisa menjadi memperkuat sinyal pertumbuhan ekonomi AS. Sementara itu, harga minyak Brent naik 57 sen menjadi US$80,40 per barel di bursa London.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.