Sunday, July 23, 2017

Harga minyak mentah terkoreksi ke US$83,36 perbarel

April 1, 2010 by  
Filed under BBM

NEW YORK (Bloomberg): Harga minyak mengalami penurunan dari level tinggi selama 17 bulan setelah sebuah laporan yang dirilis pemerintah melaporkan kenaikan persediaan minyak mentah AS yang ternyata lebih tinggi dari prediksi serta terjadinya kenaikan persediaan bahan bakar yang tak terduga. Hal ini juga didorong oleh penurunan nilai tukar dolar yang bergerak lambat.

Harga minyak turun untuk pertama kalinya dalam empat hari setelah Departemen Energi AS merilis sebuah laporan yang menunjukkan persediaan minyak mentah meningkat 2,93 juta barel pekan lalu.

Ini merupakan kenaikan persediaan minyak untuk sembilan kali berturut-turut dan yang terbesar sejak Mei. Estimasi median 16 analis yang disurvei Bloomberg memprediksikan bahwa pasokan minyak mentah meningkat 2,5 juta barel.

“Jumlah ini menunjukkan gejala positif khususnya dalam memenuhi permintaan. Ini adalah sebuah peringatan bahwa tidak ada pengetatan dalam minyak mentah. Persediaan minyak mentah berada pada level tertinggi sejak 12 Juni 2009 dan ini sudah terjadi cukup lama,” ujar Tim Evans, analis energi di Citi Futures Perspective di New York.

Harga minyak mentah untuk pengiriman Mei jatuh 40 sen atau 0,5% menjadi US$83,36/barel di bursa komoditas New York Mercantile Exchange pada pukul 5:39  waktu Jakarta.

Kemarin harga kontrak meningkat US$1,39 atau 1,7% menjadi US$83,76, ini merupakan level tertinggi sejak 9 Oktober 2008. Kenaikan harga kontrak terjadi setelah nilai tukar dolar terhadap euro mengalami penurunan untuk ketiga kalinya dalam empat hari.

Nilai dolar diperdagangkan sedikit berubah pada level US$1,3505/euro pada pukul 5:36 waktu Jakarta. Kemarin, nilai dolar terdepresiasi 0,7% terhadap mata uang utama. Melemahnya nilai dolar ini mendorong daya tarik komoditas sebagai aset alternatif.

Sebuah laporan yang dirilis Departemen Energi menyatakan bahwa persediaan bahan bakar meningkat 313.000 barel menjadi 224,9 juta barel pekan lalu. Para analis memprediksikan bahwa akan ada penurunan persediaan sebesar 1,85 juta barel.

Harga minyak mentah jenis Brent untuk pengiriman Mei meningkat US$1,42 atau 1,7% untuk mengakhiri perdagangan pada level US$82,70/barel di bursa komoditas berbasis London ICE Futures Europe kemarin.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.