Sunday, July 23, 2017

Harga minyak melonjak ke level tertinggi

March 6, 2010 by  
Filed under BBM, Featured

Jakarta- Minyak mentah, tulis Bloomberg, melonjak ke level tertinggi selama hampir delapan minggu dan kenaikan juga dialami oleh bensin.

Hal ini terkait dengan meningkatnya tingkat pengangguran yang lebih kecil dari perkiraan di bulan Febuari lalu, yang meningkatkan keoptimisan bahwa permintaan untuk bahan bakar akan naik. Minyak menguat sebesar 1,6% setelah Departemen Buruh AS melaporkan bahwa gaji menurun sebanyak 36.000 bulan lalu. Berdasarkan prediksi para ekonom yang disurvei oleh Bloomberg, total ini diperkirakan akan turun 68.000.

Berdasarkan laporan Departemen Energi tertanggal 3 Maret, pemakaian bahn bakar AS, rata-rata selama empat minggu, adalah 3% lebih tinggi dari tahun sebelumnya.”Kami punya spike bagus atas laporan pengangguran,” kata Addison Armstrong, direktur riset pasar di Tradition Energy di Stamford, Connecticut.

Pengiriman minyak mentah April menguat US$1,29 atau 1,6%, dan bertahan di harga US$81,50 per barel pada New York Merchantile exchange, yang merupakan harga penutupan tertinggi sejak 11 Januari lalu. Selain itu, nilai kontraknya naik 2,3% minggu ini.

Kenaikan juga dialami bensin untuk pengiriman di April mendatang yaitu 3,73 sen atau 1,7% menjadi US$2,2710 per gallon di New York, yang merupakan harga tetap tertinggi sejak 1 Oktober 2008. Standard & Poor’s 500 Index naik 15,73 atau 1,4% menjadi 1.138,70 di New York. Peningkatan juga terjadi pada Dow Jones Industrial Average yaitu 122,06 poin menjadi 10.566,20.

Data Statistik Departemen Buruh menunjukkan jumlah pengangguran di AS mencapai 9,7%. Tingkat pengangguran tersebut diperkirakan naik hingga 9,8% yang didasarkan pada median 82, tanggapan dari para ekonom yang disurvei oleh Bloomberg News.

“Jumlah tersebut memang lebih baik dari pada yang diperkirakan dan hal itu menyokong harga minyak,” kata Mike Wittner, kepala riset pasar minyak di Sociate Generale SA di London.

Wittner menambahkan ini merupakan hal positif dalam jangka pendek bagi AS karena jumlah PHK lebih kecil dari perkiraan.

Jumlah penduduk AS berkembang 5,9% rata-rata tahunan dalam tiga bulan terakhir pada 2009, yang merupakan kenaikan terbesar dalam enam tahun terakhir. Hal ini berdasarkan Departemen Perdagangan minggu lalu. AS juga adalah negara pengkonsumsi energi terbesar di dunia.

Total permintaan bahan bakar AS, rata-rata empat minggu terakhir, meningkat 219.000 barel menjadi 19,3 juta barel per hari. Departemen Energi juga mengatakan total ini telah bertambah selama empat minggu berturut-turut.

Pesanan pabrik di Jerman, yang merupakan konsumen minyak terbesar keenam di dunia, bertambah 4,3% di bulan Januari dari bulan sebelumnya. Hal ini disampaikan oleh Kementerian Perekonomian di Berlin hari ini.

Para ekonom telah memperkirakan kenaikan 1,3%, menurut median dari 32 perkiraan dalam survei Bloomberg News. Permintaan melompat 19,6% dari tahun sebelumnya.

Adam Sieminski, kepala ekonom energi Deutsche Bank AG di Washington mengatakan bahwa setiap orang senang akan berita positif ini. Hal ini menarik untuk melihat apakah berita ini berdampak pada apa yang akan dilakukan OPEC pada 17 Maret dan seperti yang dikatakan Raja Abdullah adalah faktor paling penting.

Organisasi negara-negara pengekspor minyak dijadwalkan akan bertemu di Wina pada 17 Maret. Presiden Arab Saudi, Raja Abdullah telah menargetkan US$75 sebagai harga yang adil bagi konsumen dan produsen. Kerajaan padang pasir ini merupakan eksportir minyak terbesar di dunia dan anggota OPEC yang paling berpengaruh.

OPEC akan memotong pengiriman 2,3% dalam empat minggu yang berakhir pada 20 Maret, menurut konsultan Oil Movements.

Bisnis.com

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.