Monday, May 22, 2017

30% Gas Donggi Senoro Untuk Domestik Paling Ideal

May 22, 2010 by  
Filed under BBG, Featured

Jakarta – Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menilai porsi alokasi penjualan gas dari Blok Gas Donggi-Senoro sebesar 70% untuk ekspor dan 30% untuk domestik merupakan pilihan yang paling tepat untuk proyek gas.

“Untuk Donggi-Senoro sebetulnya sudah ketemu dan kita juga sudah melihat skenario dalam gas balance kita,” ujarnya saat bincang dengan wartawan di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (21/5/2010).

Hatta menyatakan porsi alokasi penjualan tersebut dianggap ideal karena masih bisa mengakomodasi kebutuhan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengembangkan pabrik pupuk ataupun pembangkit listrik di dalam negeri.

Selain itu, skema penjualan gas Donggi-Senoro kali ini tidak akan merugikan Indonesia seperti dialami dalam penjualan gas dari Blok Tangguh. Pasalnya mekanisme penjualan akan mengikuti tren kenaikan harga minyak bumi dan gas di dunia internasional.

“Kita ikuti ICP (Indonesia Crude Price)  jadi ketika harga minyak naik, gas naik juga, kita kiha akan naik,” jelasnya.

Hatta mengakui pemerintah memang terlambat dalam mengantisipasi lonjakan kebutuhan gas dalam negeri. Akibatnya, dukungan infrastruktur untuk mengalirkan gas dari lapangan Migas tidak terpenuhi. Itulah yang menjadi permasalahan terbesar dalam pendistribusian gas di Indonesia.

Namun, lanjut Hatta, pemerintah optimistis dapat menyediakan infrastruktur penyaluran gas terlebih dengan akan dibangunnya LNG receiving terminal.

“Tahun 2014 akan ada kelebihan gas karena beroperasinya blok gas Mahakam, walaupun akan bersifat sementara karena nantinya akan ada pembelinya,” tukasnya.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.