Saturday, March 25, 2017

Gas Domestik kembali Dibahas di Eksekutif

February 17, 2010 by  
Filed under BBG, Featured

Kilang Badak LNG Bontang

LNG Bontang

PERMASALAHAN alokasi gas bagi kebutuhan dalam negeri akhirnya dibahas di tingkat eksekutif. Kemarin, Wakil Presiden (Wapres) Boediono menggelar rapat bersama dengan Pertamina untuk membahas persoalan gas tersebut. Rapat yang digelar secara tertutup itu dihadiri Direktur Utama Pertamina Karen Agustia-wan dan Ketua Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan Kuntoro Mangkusubroto.

“Seperti Anda tahu, beberapa waktu lalu ada asosiasi keramik (Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia/Asaki) datang. Kita juga memahami, PLN pun membutuhkan gas,” kata Juru Bicara Wapres Yopie Hidayat di Jakarta, kemarin. Menurutnya, terkait dengan pasokan gas itu,-Wapres prihatin akan pasokan gas alam untuk industri domestik.

Sebelumnya, pemerintah melalui Peraturan Menteri (Permen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No 3/2010, mengeluarkan aturan mengenai alokasi dan pemanfaatan gas bagi kebutuhan di dalam negeri (Media indonesia, Sil), Dalam peraturan itu disebutkan, alokasi gas dalam negeri diprioritaskan untuk memacu produksi minyak dan gas bumi nasional.

Kontan permen itu langsung mengundang reaksi. Pasalnya, kebutuhan mendesak akan pasokan gas di dalam negeri bukan di industri migas, melainkan pada industri pupuk, listrik, keramik, dan sejumlah industri yang erat kaitannya dengan kebutuhan publik.

Industri-industri itulah yang selama ini nyaris sekarat karena kekurangan gas. Pabrik pupuk, misalnya, hampir tiap tahun didera keluhan klasik minimnya pasokan gas karena produksi gas domestik sebagian besar diekspor.
Menurut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar, dibutuhkan tambahan pasokan gasbumi sekitar 509 juta kaki kubik per hari (million metric standard cubicfeet per daxil mmscfd) guna menyokong program revitalisasi industri pupuk urea hingga 2014. Dengan tambahan itu, total kebutuhan gas, termasuk untuk pabrik lama yang dipertahankan sebesar 981 mmscfd.

Media Indonesia

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.