Saturday, March 25, 2017

Faktor nilai tambah jadi pertimbangan utama akuisisi Medco

November 14, 2010 by  
Filed under BBM, Featured

Energi ;  PT Pertamina (Persero) menegaskan faktor nilai tambah menjadi pertimbangan utama dalam memutuskan kelanjutan rencana akuisisi 27,9% saham PT Medco Energi Internasional Tbk.

Vice President Corporate Communication Pertamina Mochamad Harun mengemukakan saat ini BUMN migas itu tengah menyelesaikan proses exercise untuk akuisisi saham Medco tersebut hingga batas waktu 30 November 2010. Bila aksi perseroan itu tidak memberikan nilai tambah (added value) yang sesuai dengan harga saham tersebut, rencana itu bisa saja batal.

“Sekarang itu kan sedang dalam proses sampai 30 November nanti. Kalau ternyata exercise kita menyimpulkan bahwa akuisisi itu tidak sesuai dengan kriteria yang ada di kita, ya bisa jadi itu [akusisi] kita batalkan. Kan Pertamina tidak harus membeli,” katanya, hari ini.

Menurut dia, Pertamina mempunyai hak untuk membatalkan proses pembelian  27,9% saham perusahaan milik keluarga Panigoro itu.

Melalui exclusive offering, jelas dia, Pertamina mempunyai kesempatan untuk meninjau kembali rencana pembelian, baik menyangkut kecocokan kriteria dan wilayah yang nantinya bisa dioperasikan, maupun harga saham yang ditawarkan tersebut.

“Jangan sampai misleading kalau kita pasti akan mencaplok saham Medco. Ada opsi buat kita, kalau tidak sesuai dengan kriteria kita, terutama added value-nya, ya akan dibatalkan. Peluangnya  50:50.”

Pada dasarnya, jelas Harun, rencana pembelian 27,9% saham Medco Energi itu merupakan salah satu cara perseroan untuk meningkatkan produksi dan cadangan migasnya. “Kalau 30 November itu deal, ya kita lanjut. Kalau tidak, ya dibatalkan. Aksi merger dan akuisisi itu kan salah satu cara menambah pundi-pundi produksi dan reserve kita,” ujarnya.

Seperti diketahui, Pertamina dan Encore International Limited (EIL) telah menandatangani kesepakatan prinsip untuk menuju ke arah pembelian saham EIL di Encore Energy Pte Ltd (EEPL). EEPL memiliki 50,7% saham di Medco Energi sehingga secara tidak langsung, Pertamina menguasai 27,9% saham Medco. Kesepakatan itu diteken pada 15 Oktober 2010.

Kedua pihak juga telah sepakat melanjutkan proses jual beli saham EIL di EEPL ke tingkat periode eksklusif yang akan berakhir 30 November 2010. EIL adalah perusahaan yang didirikan di British Virgin Island dan memiliki saham EEPL. Adapun EEPL merupakan perusahaan yang dibentuk di Singapura.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.