Thursday, July 27, 2017

Energi Melimpah Ruah, Tapi Bisa Habis

March 15, 2010 by  
Filed under Alternatif, Featured

Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Ditjen Migas Kementrian ESDM, Ir Saryono Hadiwidjoyo, mengatakan pada saatnya suatu ketika tak ada lagi isi bumi negeri ini yang bisa diserap secara maksimal. Hal ini disebabkan karena potensi sumber daya alam dari perut bumi Indonesia secara terus menerus sekian ratus tahun diolah untuk memenuhi kebutuhan energi.

“Energi kita melimpah, tetapi itu tetap akan habis pada saatnya nanti. Bukan hanya Indonesia, hampir seluruh negara penghasil energi dari hasil bumi mengkhawatirkan hal yang sama. Lalu muncullah energi biofuel sebagai solusi. Negara di dunia pun mengakui, Indonesia suatu ketika akan menjadi “Timur Tengah” nya Asia bahkan dunia,” kata Saryono pada JPNN, di Jakarta, Minggu (14/3) .

Dengan potensi sumber daya alam yang melimpah ruah, geografis serta cuaca negara tropis yang mendukung untuk sektor perkebunan, pertanian dan hasil alam lainnya, Indonesia akan menjadi surga biofuel yang mulai dilirik dunia.

“Namun sayangnya, energi dari biofuel ini memang belum maksimal dan optimal terserap. Dari kapasitas yang bisa mencapai 3,2 juta Kl, sekarang yang baru terserap masih sekitarĀ  460 ribu KL. Masalahnya karena ada perbedaan harga yang cukup tinggi dengan BBM subsidi,” kata Saryono.

Dijelaskan Saryono, Pemerintah Indonesia baru bisa memberikan subsidi tahun 2010 untuk energi biofuel sebesar Rp2.000 per liter. Sementara untuk memenuhi transportasi Public Service Operation (PSO) telah mencapai 2,5 persen dari keseluruhan yang ada.

Perkembangan biofuel yang membutuhkan ketersediaan bahan baku, ditindaklanjuti pemerintah dengan mengeluarkan peraturan nomor 32 tahun 2008, tentang penyediaan pemanfaatan dan tata niaga bahan baku nabati (bioufuel).

“Jadi potensi yang ada kita tindaklanjuti kedepan, dengan memaksikan sektor hulu sampai hilir biofuel. Mulai dari penyiapan lahan,bibit penanaman dan sistem distribusi. Kita bersama Kementrian Kehutanan, Pertanian, Pertamina dan kalangan akademisi tentu mempersiapkan ini agar lebih matang lagi,” katanya.

Meski memiliki potensi yang besar, namun energi biofuel tidak akan bisa terserap maksimal tanpa didukung peraturan pemerintah misalnya dari sektor subsidi dan juga kesiapan teknologi.

“Karena itu, tantangan kita adalah terus mencari teknologi guna pemanfaatan potensi biofuel yang Indonesia miliki. Karena bila terus mengharapkan energi dari SDA minyak bumi, suatu ketika nanti pasti ada batasnya,” kata Saryono.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.