Tuesday, October 24, 2017

DPR tak sembarangan tolak TDL

March 18, 2010 by  
Filed under BBM

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Effendi Simbolon mengatakan Dewan tidak sembarangan untuk menolak rencana kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) sebesar 15% yang dilontarkan pemerintah tetapi harus dihitung dengan cermat serta dibicarakan dengan pihak-pihak terkait.

“Dewan tidak sembarang menolak rencana kenaikan TDL tetapi harus kita bicarakan dulu,” katanya saat mengunjungi lokasi PLTU Labuhan Angin di Sibolga, Sumut, hari ini.

Rombongan Komisi VII dipimpin Effendi Simbolon melakukan kunjungan kerja ke lokasi PLTU Labuhan Angin dan Asahan guna mencari masukan serta permasalahan yang ada untuk mencari jalan keluarnya.

“Sebelum menaikkan TDL seharuskan kita lihat dulu hitungan-hitungan yang ada. Bagaimana hitungan dari PLN sendiri dan sebagainya,” kata Effendi.

Selain itu Effendi juga menjelaskan berdasarkan UU no 30 tahun 2008 tentang kelistrikan dengan jelas menyatakan kenaikan TDL memang wewenang pemerintah tetapi harus dikonsultasikan dan mendapat persetujuan dari DPR.

“Jadi bicarakan bagaimana pendapat PLN, kemudian apa saja kebutuhannya dan pihak terkait lainnya. Jadi jangan secara sepihak pemerintah menaikan,” kata Effendi.

Effendi juga mempertanyakan dalam RAPBN-P yang diajukan pemerintah mengajukan usulan kenaikan subsidi listrik.

“Tetapi sekarang juga pemerintah ingin naikan TDL sebesar 15 persen. Ini aneh apalagi PLN malah tidak minta,” kata Effendi dengan heran.

Effendi mengingatkan dewan memiliki tugas fungsi kontrol dan anggaran karena itu pemerintah tidak bisa seenaknya secara sepihak menaikan TDL.

Karena itulah, tambah Effendi sebelum berencana menaikan TDL harus dilakukan pembicaraan yang komprehensif.

Sementara itu, Dirut PT PLN Persero Dahlan Iskan mengatakan soal kenaikan TDL merupakan wewenang pemerintah.

“Saya hanya fokus kepeningkatan pelayanan kepada masyarakat saja,” kata Dahlan.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.