Saturday, March 25, 2017

DPR: Rencana kenaikan TDL sepihak & bermasalah

March 12, 2010 by  
Filed under BBM

DPR menyatakan rencana pemerintah menaikkan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 15% merupakan keputusan sepihak dan bermasalah, selain belum dikonsultasikan dan mendapatkan persetujuan DPR.

“Pemerintah jangan menaikkan TDL secara sepihak begitu. Memang menurut undang-undang (UU 30/2009) kenaikan TDL menjadi wewenang pemerintah tetapi harus dikonsultasikan dan disetujui dewan terlebih dulu,” kata Wakil Ketua komisi VII DPR Effendi Simbolon dalam keterangan pers bersama anggota Komisi VII dari Partai Golkar Zainuddin Alam di Gedung DPR, hari ini.

Sebelumnya, Menkeu Sri Mulyani mengumumkan pemerintah berencana menaikkan TDL rata-rata 15% untuk semua golongan. Kenaikan tersebut rencananya akan dilakukan mulai Juni 2010.

Menurut politisi dari PDIP itu, pemerintah seharusnya tidak tergesa-gesa mengumumkan suatu kebijakan yang berdampak nasional dan berat bagi masyarakat. “Kalau baru usulan pengajuan kenaikan, katakan saja. Jangan seolah-olah DPR bawahan pemerintah yang pasti menyetujuinya,” kata Effendi dengan nada tinggi.

Menurut dia, rencana kenaikan TDL itu selain akan membebani rakyat banyak juga mengandung sejumlah kejanggalan. Dalam APBN, jelasnya, disebutkan bahwa subsidi listrik sebesar Rp36 triliun, sementara dalam RAPBN-P subsidi akan dinaikkan menjadi Rp42 triliun dengan catatan TDL akan tetap. Namun tiba-tiba pemerintah mengumumkan akan menaikkan TDL rata-rata 15%, katanya. “Ini kan aneh. Subsidi dinaikkan tetapi TDL dinaikkan juga,” kata Effendi.

Effendi mengingatkan bahwa pemerintah tak bisa seenaknya sendiri. “DPR bukan insubordinasi [bawahan] pemerintah,” kata Effendi.

Dia juga mengingatkan bahwa pemerintah tidak bisa menggunakan cara-cara lama seperti dalam kasus Bank Century. Pengalaman kasus Bank Century, tambah Effendi, harusnya menjadi acuan soal kehati-hatian dalam mengambil kebijakan. “Soal sikap kehati-hatian tersebut jangan hanya di bibir [saja] tetapi [juga] dalam proses, dalam tindakannya juga,” ujarnya.

Ekonom Aviliani menyatakan kenaikan TDL tidak akan berdampak kuat terhadap inflasi dan perekonomian. Menurut dia, dampak yang besar akan muncul kalau pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). “Dampaknya tidak akan terlalu besar karena menyangkut kelompok masyarakat dengan tingakat pendapatan yang lebih besar,” ujarnya

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.