Saturday, October 21, 2017

DPR: Pembatasan BBM harus jadi alternatif akhir

May 28, 2010 by  
Filed under BBM, Featured

Komisi energi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menilai rencana pembatasan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi seharusnya menjadi alternatif terakhir dan hanya dikenakan pada kendaraan pribadi dengan kapasitas silinder 1.500 cc ke atas.

Anggota Komisi VII, DPR Muchammad Romahurmuziy mengungkapkan kendaraan roda dua (sepeda motor) tetap harus menjadi penerima BBM bersubsidi, kendati tingkat pertumbuhannya cukup tinggi.

“Sepeda motor seharusnya tetap menjadi penerima BBM bersubsidi karena betapapun tinggi pertumbuhannya, kendaraan ini adalah moda transportasi rakyat ekonomi menengah ke bawah yang paling efektif. Jangan [sampai] mematikan industri motor nasional yang terus tumbuh,” kata dia, hari ini.

Kalaupun pemerintah berencana mengeluarkan kebijakan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi, lanjutnya, seharusnya tidak dikenakan untuk angkutan umum dan barang, serta sepeda motor.

Menurut dia, jenis kendaraan masyarakat umum tersebut tetap harus mendapatkan prioritas sebagai penerima BBM bersubsidi. Dia akan meminta penjelasan kepada pemerintah mengenai alasan pembatasan pembelian BBM bersubsidi.

Pasalnya, DPR telah menyetujui adanya penambahan alokasi subsidi BBM lebih dari Rp20 triliun pada APBN-P 2010. “Kami menyetujui adanya penambahan besaran subsidi BBM dalam perubahan anggaran, dengan catatan penggunaan BBM tidak dikendala [lagi] dengan pembatasan-pembatasan.”

Selain itu, dia menambahkan, Komisi Energi juga akan meminta pemerintah, dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memaparkan kepada publik hasil uji coba metode smart card yang sudah menelan anggaran miliaran rupiah dalam dua tahun anggaran.

“Uji coba itu jangan hanya sekadar berorientasi proyek menghabiskan anggaran, kemudian melangkah pada skenario lain. Harus ada penjelasannya kepada publik,” tegas Romahurmuziy yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Komisi (Kapoksi) Badan Anggaran.

Comments

One Response to “DPR: Pembatasan BBM harus jadi alternatif akhir”
  1. Avalezes says:

    sebagai penambang minyak utama di Indonesia, kenapa bukan Amerika yang menghemat BBM ??? berapa ribu barell minyak per-hari untuk bahan bakar tank tank dan pesawat tempur Amerika di Irak dan di Afghanistan ?? itu perlu di hitung juga….

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.