Sunday, October 22, 2017

Defisit Gas PLN akan berlanjut hingga 2011

April 6, 2010 by  
Filed under BBG, Featured

Mulai beroperasinya dua terminal apung atau FSRT (floating storage and regasification terminal) gas alam cair (LNG) yang dibangun PT Pertamina dan PT Perusahaan Gas Negara di kuartal IV-2011 nyatanya belum bisa menghentikan defisit pasokan gas yang dialami PT Perusahaan Listrik Negara di sepanjang 2011.

Menurut Direktur Energi Primer PLN Nur Pamudji, pengoperasian dua unit FSRT belum bisa menjadi solusi bagi PLN untuk mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di pembangkit-pembangkit milik perseroan hingga 2011. “PLN masih akan mengalami kekurangan pasokan gas hingga 2011 dengan nilai akumulasi sejak 2010 sebesar 2.076 miliar british thermal unit per day atau BBTUD,” ujarnya kepada wartawan di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (5/4).

Menurut dia, jika dibandingkan pasokan gas tahun ini, defisit gas yang akan dialami PLN di sepanjang 2011 justru akan lebih besar. Total defisit pasokan gas PLN di sepanjang 2010 diperkirakan sebesar 961 BBTUD. Itu lantaran ketersediaan pasokan yang dapat dipastikan hingga akhir tahun baru sebesar 1.471 BBTUD dari total kebutuhan 2.432 BBTUD.

Pada 2011, defisit gas melonjak menjadi 1.115 BBTUD, atau naik 154 BBTUD dibandingkan kebutuhan 2010. Kepastian pasokan di 2011 baru sebesar 1.401 BBTUD dari total kebutuhan 2.516 BBTUD.
Menurut dia, kenaikan defisit itu disebabkan adanya peningkatan kebutuhan gas untuk pembangkit seiring kenaikan konsumsi energi listrik nasional. Pun lantaran adanya pemangkasan pasokan gas ke PLTGU Muara Tawar sebesar 100 BBTUD yang dilakukan PGN.

Dengan beroperasinya kedua terminal apung LNG yang berlokasi di Jawa Barat dan Sumatra Utara itu, selain baru dapat beroperasi penuh menjelang akhir tahun, kedua fasilitas itu hanya akan menambah pasokan gas ke tiga Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) milik PLN. Ketiganya yakni PLTGU Muara Karang, PLTGU Tanjung Priok, serta PLTGU Belawan. “Sementara PLTGU Muara Tawar yang tidak teraliri gas dipastikan masih akan mengalami defisit hingga akhir 2011,” ujarnya.

Menurut dia, hal itu lantaran kedua fasilitas penyimpanan dan regasifikasi LNG tersebut tidak saling terhubung ke Muara Tawar. Lain halnya jika Badan Pengatur Hulu Migas akan membangun jaringan pipanisasi tambahan hingga ke pembangkit yang berlokasi di Bekasi itu.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.