Tuesday, May 30, 2017

Defisit Gas Dinilai Kontradiktif

March 3, 2010 by  
Filed under BBG

JAKARTA – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menilai, defisit gas yang dikemukakan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) akan kontradiktif terhadap upaya peningkatan investasi, khususnya industri di klaster gas, kondensat dan petrokimia.

“Ini problem kalau tidak bisa diatasi. Padahal peminatnya banyak,” ujar Kepala BKPM Gita Wirjawan kepada Media Indonesia di Jakarta, Selasa (2/3).

Ia mengaku tidak bisa berbuat banyak karena kebijakan investasi migas di hulu tidak berada dalam kewenangannya, melainkan di Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Adapun rencana pelaksanaan klaster gas, kondensat dan petrokimia telah ditetapkan oleh Kementrian Perindustrian di tiga wilayah, yakni Banten, Jawa Timur dan Kalimantan Timur.

Banten akan dikembangkan sebagai klaster industri petrokimia olefin, Jawa Timur untuk industri petrokimia aromatik dan Kalimantan Timur untuk industri petrokimia berbasis gas. Pengembangan klaster tersebut dimaksudkan untuk memperkuat struktur industri yang terintegrasi dari hulu hingga hilir dalam sistem rantai nilai yang terkait.

Menteri Perindustrian MS Hidayat menyatakan, industri kimia, termasuk di dalamnya petrokimia nasional berpotensi dapat berkembang dengan baik karena masih terdapat “gap” antara pasokan dan permintaan produk kimia nasional.

Pada 2007, tambahnya, kapasitas produksi bahan kimia dalam negeri mencapai 37,67 juta ton dan pada 2008 naik menjadi 38,24 juta ton, sedangkan ekspor bahan kimia pada periode tersebut juga meningkat dari 5,2 juta ton menjadi 5,63 juta ton.

Sementara itu, kebutuhan bahan kimia yang diimpor pada 2007 mencapai 3,7 juta ton dan 2008 juga mengalami peningkatan menjadi 3,8 juta ton. “Pertumbuhan konsumsi domestik produk kimia diperkirakan meningkat di masa mendatang seiring pertumbuhan ekonomi,” katanya beberapa waktu lalu.

Media Indonesia
Hanum

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.