Sunday, January 22, 2017

Darwin: Harga gas Donggi harus kompetitif

November 6, 2010 by  
Filed under BBG

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengharapkan harga jual gas dari Lapangan Donggi-Senoro, Sulawesi Tengah, ke pembeli dalam dan luar negeri harus kompetitif.

Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh mengemukakan telah menyetujui alokasi gas Donggi-Senoro dengan proporsi 72% atau sekitar 300 BBTUD untuk ekspor dan sisanya 28% atau sekitar 115 BBTUD untuk keperluan domestik.

Akan tetapi, hingga kini kementeriannya melalui tim teknis ESDM sedang menuntaskan evaluasi dan negosiasi harga dari lapangan tersebut untuk masing-masing pembeli.

“Kalau berapanya soal harga itu, saya tidak terlalu tahu. Tetapi, kita harapkan harga terbaik, yang paling mungkin, dan normatif. Harganya berapa nanti, akan dinegosiasikan,” ujarnya, hari ini.

Darwin menjelaskan keputusan alokasi 72% gas Donggi-Senoro untuk ekspor itu sudah mempertimbangkan kebutuhan konsumen dalam negeri secara umum. Dia merujuk perjanjian jual beli gas di dalam negeri yang sudah sekitar 65% dialokasikan buat lokal atau melebihi angka yang ditetapkan, yakni 50,3%.

“Yang paling besar itu untuk PLN [Persero] sebesar 11% dan kedua pupuk 7%. Artinya semangat gas buat domestik, bukan wacana, sudah konkret.”

Di sisi lain, dia menerangkan pengembangan gas di dalam negeri juga memerlukan partisipasi investor. Namun, investor tentu akan berinvestasi dengan mempertimbangkan keekonomian pengembangan lapangan.

“Untuk lapangan-lapangan tertentu, termasuk Donggi-Senoro, jika komposisinya hanya buat domestik, berdasarkan rekomendasi tim teknis Ditjen Migas, tidak akan ekonomis dan tak akan merangsang investor. Karena itu perlu ada campuran antara berapa ekspor dan berapa domestik.”

Lagi pula, jelas Darwin, keputusan soal alokasi gas Donggi-Senoro sesuai dengan hasil rapat bersama Wakil Presiden Boediono beberapa waktu lalu.

“JadiĀ  saya memutuskan apa yang direkomendasikan secara teknis, yakni 30% buat domestik dan 70% buat ekspor. Itu [keputusan] saya berdasarkan hasil rapat bersama Wapres,” tutur Darwin.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Evita Herawati Legowo mengungkapkan pemerintah memang telah menyelesaikan pembahasan alokasi gas Donggi-Senoro, baik untuk domestik maupun ekspor.

“Hanya saja, soal harga jualnya masih perlu didiskusikan lebih lanjut. Nanti akan menggunakan formula tertentu,” ujarnya.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.