Monday, January 23, 2017

BPH Migas: Tanpa Pembatasan Subsidi, Uang Negara Habis di Jalan

December 12, 2010 by  
Filed under BBM, Featured

Energi ; Kepala Badan Pengatur Hilir (BPH) Minyak dan Gas Bumi, Tubagus Haryono, berusaha meyakinkan bahwa upaya pembatasan dalam konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi akan membawa dampak positif, terutama dalam penghematan anggaran pemerintah.

“Kalau tidak ada pembatasan, ya uang negara bisa habis di jalan,” ujarnya, ketika di hubungi oleh Tempo, Sabtu (11/12).

Tubagus memperkirakan dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang akan terus meningkat dari 5,9 persen pada saat ini, dan pertumbuhan kendaraan bermotor yang bisa saja mencapai angka lebih dari 2 persen pada tahun depan, maka konsumsi BBM subsidi bisa menyentuh hingga angka 40 juta kiloliter lebih di tahun 2011. “Itu perkiraan kasarnya, bukan angka yang exact ya,” kata dia.

BPH Migas, kata Tubagus, telah memberikan hasil perhitungannya kepada pemerintah sebagai masukan untuk upaya pembatasan. Dalam perhitungan tersebut, BPH melampirkan data yang menyatakan bahwa 53 persen BBM subsidi dinikmati oleh para pemilik mobil pribadi. Sehingga, apabila opsi pertama dalam pembatasan yaitu pelarangan konsumsi BBM subsidi bagi semua kendaraan plat hitam roda empat berlaku, maka sudah bisa dipastikan pemerintah mampu menghemat subsidi BBM hingga separuhnya. “Katakanlah konsumsi premium sebesar 23 juta kiloliter, kalau dengan pembatasan berarti bisa hemat sampai 10 juta kiloliter,” terang Tubagus.

Namun, Tubagus juga menyadari bahwa penghematan tersebut tidak serta merta akan mencapai angka 50 persen saat diterapkan pada tahun depan, mengingat infrastruktur yang masih harus disiapkan di wilayah-wilayah pembatasan. “Paling bisa tercapai di akhir tahun 2011 atau 2012 awallah.”

Mengenai dampak pembatasan terhadap inflasi maupun anggaran moneter negara, Tubagus sendiri enggan untuk memaparkannya. “Itu kewenangannya Menteri Keuangan untuk menjelaskan,” katanya.

Seperti diketahui, Pemerintah berencana melaksanakan program pembatasan untuk mengendalikan konsumsi BBM subsidi mulai Januari mendatang. Hal itu berdasar pengalaman realisasi rata-rata penyaluran BBM bersubsidi tahun 2010 yang melebihi kuota sebesar 36,5 juta kilo liter. Jika tidak dikendalikan, volume diperkirakan membengkak hingga 40,1 juta kilo liter.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.