Monday, March 27, 2017

Batas nilai pengadaan migas diturunkan jadi US$2 juta

April 19, 2010 by  
Filed under BBM

Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi akan menurunkan kembali batas maksimum nilai pengadaan barang dan jasa yang bisa dilakukan sendiri oleh kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) dari US$5 juta menjadi US$2 juta.

Wakil Kepala BP Migas Hardiono mengatakan kegiatan pengadaan barang dan jasa hulu migas dilakukan dengan dua cara, yaitu oleh KKKS sendiri dan melalui persetujuan BP Migas. Pada mulanya, tuturnya, nilai pengadaan yang boleh dilakukan sendiri oleh KKKS dibatasi maksimum US$2 juta.

Dengan batas maksimum tersebut, kata Hardiono, nilai penggunaan konten lokal dalam kegiatan pengadaan oleh KKKS sendiri sempat melonjak hingga 54% dari total nilai pengadaan US$4,25 miliar pada 2007. Pada saat yang sama, katanya, nilai pengadaan yang melalui persetujuan BP Migas mencapai 54,48% dari total nilai pengadaan US$2,33 miliar.

Namun, tambahnya, pengadaan barang dan saja oleh KKKS sendiri anjlok menjadi hanya 30% pada 2008 setelah batas maksimum nilai pengadaan diinaikkan menjadi US$5 juta. “Pada 2009 lalu memang naik menjadi 40%, tetapi itu belum cukup dan BP Migas menghendaki kandungan lokal sebesar 55%,” katanya kepada Bisnis.com Kamis lalu.

Pada tahun lalu, nilai kandungan lokal dari kegiatan pengadaan oleh BP Migas telah mencapai 60% dari total nilai US$3,23 miliar. Namun, apabila diakumulasikan dengan kegiatan pengadaan oleh KKKS sendiri, porsi kandungan lokal atas barang dan jasa ciut menjadi hanya 49%.

Menurut Hardiono, fenomena penurunan porsi lokal tersebut tidak lepas dari pengaruh batas maksimum nilai pengadaan oleh KKKS sendiri, yang memungkinkan KKKS melibatkan vendor dari negara asalnya. “Kami akan genjot KKKS karena begitu kami beri kewenangan lebih, mereka justru memanfaatkan itu untuk memberi peluang bagi vendor asing asal negaranya untuk masuk.”

Untuk itu, katanya, BP Migas akan mengembalikan batas maksimum nilai pengadaan barang dan jasa oleh KKKS sendiri menjadi US$2 juta. “Bukan karena apa, ini tidak hanya terkait masalah bisnis. Selain kandungan lokal yang jeblok, banyak perusahaan vendor dalam negeri yang mengeluh ke BP Migas.

Selain upaya penurunan batas maksimum nilai proyek tersebut, Hardiono mengatakan BP Migas juga akan memecah paket-paket proyek menjadi bagian lebih kecil untuk memberi peluang bagi vendor lokal masuk mengikuti tender. Selain itu, tuturnya, pihaknya akan memberikan kelonggaran grade penilaian bagi vendor lokal, tanpa harus mengubah spesifikasi barang dan jasa.

Selama ini kalau tender misalnya syarat lulusnya grade minimum 6. Kalau grade 6 saja sebenarnya lulus, mengapa KKKS harus memilih perusahaan dengan grade 8 atau 9 yang tidak mungkin pemain lokal bermain. “Kami mengerti ada code of conduct KKKS itu, tetapi kami ingin pemain lokal dipersiapkan menjadi lebih baik, karena tidak mungkin mereka terus diperlakukan seperti bayi jenggotan,” katanya.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.