Sunday, March 26, 2017

Balikpapan Terus Perjuangkan Dana Perimbangan

February 23, 2010 by  
Filed under BBM, Featured

Pemerintah Kota Balikpapan Kalimantan Timur terancam gagal memperjuangkan perolehan dana perimbangan sektor migas pengeboran minyak dan gas lepas pantai. Balikpapan terganjal aturan penentuan batas wilayah pengeboran sesuai kebijakan Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi.

“Terancam tidak bisa dilanjutkan,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Pemkot Balikpapan, Suryanto, hari ini. Sesuai aturan BP Migas, kata Suryanto,  penentuan lokasi sumur migas terletak pada posisi rig pengeboran.

Dalam kasus ini, rig perusahaan Chevron Indonesia dan Total Indonesie berada di batas wilayah perairan Kalimantan Timur yaitu 4 hingga 12 mill laut.  “Penentuannya berada di lokasi rignya. BP Migas mengaku ada aturan sehubungan hal ini,” ujarnya.

Suryanto mengatakan, akan mengkaji kembali dasar hukum penetapan lokasi sumur migas dalam kaitan pembagian dana perimbangan. Balikpapan, akan mengundang instansi BP Migas, perusahaan migas dan DPRD Balikpapan dalam pembahasan masalah ini.

Balikpapan, kata dia,  akan fokus memperjuangkan dana perimbangan sektor migas bagi warganya.  Saat terbukti ada dua sumur migas di wilayah Balikpapan, itu  mampu mendongkrak kas daerah hingga Rp 2 triliun.

Sebelumnya, Balikpapan mensinyalir sejumlah sumur lepas pantai perusahaan minyak dan gas berada di kawasannya. Sumur migas lepas pantainya masih berada di batas 4 mill perairan Balikpapan. “Sumur migasnya di dalam batas 4 mill, tapi rignya di luar batas 4 mill. Pipa bornya menjulur dan masuk wilayah Balikpapan,” kata Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Sukri Wahid.

Dewan menerima laporan Bidang Sarana Prasarana Ekonomi Pemkot Balikpapan. Pemerintah daerah setempat menyampaikan peluang peningkatan penerimaan dana perimbangan sektor migas. Sesuai ketentuan Undang Undang Otonomi Daerah,   dana perimbangan sumur sumur migas itu  dinikmati Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Balikpapan memperoleh cipratan anggaran setelah dibagi rata bersama 13 kota/kabupaten lainnya di Kalimantan Timur.

Sehubungan temuan ini, kata Sukri,  Balikpapan telah dirugikan triliunan rupiah setiap tahun. Sebagai daerah penghasil,  Balikpapan memperoleh dana perimbangan hingga Rp 5 triliun.  “Kalau sekarang ini hanya Rp 1,4 triliun. Mestinya sama dengan Kutai Kartanegara,” ujarnya.

Terdapat dua perusahaan asing yang memiliki rig lepas pantai di perairan Balikpapan yaitu Total Indonesie dan Chevron Indonesia. Rig pengeboran minyaknya terletak di batas Provinsi Kalimantan Timur yaitu antara 4 hingga 12 mill perairan Balikpapan.

TempoInteraktif
SG Wibisono

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.