Sunday, October 22, 2017

Balikpapan optimistis lampaui target PAD 2010

May 10, 2010 by  
Filed under BBM

Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Pemkot Balikpapan optimistis penerimaan dari sektor pendapatan asli daerah (PAD), bagi hasil pajak dari sektor minyak dan gas (migas) tahun ini dapat tercapai.

Bahkan, hingga April 2010, PAD Kota Balikpapan dari dana bagi hasil migas mencapai Rp179 miliar, dengan persentase 45% dari target PAD Balikpapan Rp444 miliar.

Kepala Dispenda Kota Balikpapan Oemy Faccesly mengatakan pencapaian PAD yang diperoleh tidak lepas dari perolehan bagi hasil minyak sebesar Rp52 miliar dan bagi hasil gas bumi sebesar Rp127 miliar.

Jika realisasi penerimaan yang masuk di Dispenda betul-betul terlaksana sesuai prosedur, sektor penerimaan Pemkot Balikpapan diyakini surplus. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.105/2008 tentang pengelolaan dan pertanggung jawaban keuangan daerah. Dispenda berkewajiban menyampaikan laporan pendapatan daerah langsung di bawah kordinasinya.

Namun, Oemy menyayangkan dalam hal perhitungan bagi hasil migas, Pemkot Balikpapan tidak dilibatkan dalam penentuannya. “Selama ini, kita tidak diikut dilibatkan, karena perhitungan dilakukan oleh Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, padahal Pemkot berkeinginan adanya laporan yang transparan,” imbuh Oemy yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah.

Memang diakui Oemy, kendati bukan daerah penghasil minyak dan gas bumi, bagi hasil dari dua sumber daya alam itu memberikan kontribusi terbesar dalam APBD Balikpapan. Pada 2009, dana bagi hasil migas yang dikucurkan mencapai Rp309,59 miliar.

Wali Kota Balikpapan Imdaad Hamid dalam laporan pertanggung jawaban APBD 2009 mengatakan dana bagi hasil migas dipergunakan untuk mendanai program pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Balikpapan.

“Angka kemiskinan berkurang, kesehatan juga membaik, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pun meningkat,” ucap Imdaad beberapa waktu lalu.

Menurut Imdaad, APBD sudah dibelanjakan secara tepat guna. Dia berharap persentase bagi hasil migas yang akan diperoleh Balikpapan di masa datang lebih besar dari saat ini, sehingga angka APBD lebih besar lagi. Rakyat pun makin menikmati.

“Selama ini seluruh anggaran termasuk bagi hasil migas digunakan secara merata untuk kesejahteraan masyarakat. Di antaranya pendidikan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan,” katanya.

APBD 2010, lanjutnya, sudah sangat berpihak pada rakyat. Ini sesuai dengan visi dan misi duet pemerintahan Imdaad Hamid dan Rizal Effendi. Pendidikan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan mendapat porsi besar dalam biaya belanja di APBD 2010.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.