Tuesday, July 25, 2017

Australia masih buka negosiasi soal pajak energi 40%

May 18, 2010 by  
Filed under BBM

BRISBANE (Bloomberg): Pemerintah Australia masih membuka ruang bagi terjadinya proses negosiasi berkaitan dengan usulan pengenaan pajak sebesar 40% dari laba perusahaan energi.

Menteri Sumber Daya Alam dan Energi Australia, Martin Ferguson, mengatakan bahwa masih terbuka ruang bagi negosiasi terkait usulan pajak 40% bagi laba perusahaan energi.

“Ini merupakan sebuah proses konsultasi yang murni. Kami mendengarkan segala usulan yang ada. Masih terdapat ruang untuk bernegosiasi mengenai detil yang lebih spesifik,” ujar Ferguson pada konferensi Australian Petroleum Production and Exploration di Brisbane hari ini.

BHP Billiton Ltd dan Rio Tinto Group telah menyatakan akan meninjau proyek di Australia setelah pemerintah mengumumkan rencana pemberlakuan pajak tersebut pada 2 Mei.

Kebijakan yang sama juga telah disampaikan Santos Ltd dan Origin Energy Ltd. Kedua perusahaan itu berencana menunda investasi gas alam di Queensland.

“Usulan reformasi apapun harusnya hanya berlaku pada investasi baru bukan pada investasi yang telah terjadi,” ujar pimpinan BHP, Jac Nasser dalam sebuah surat pada para pemegang saham.

BHP berencana untuk mengadakan sesi khusus pemberian informasi bagi para pemegang saham Australia. Bahkan, melalui Kebijakan pengenaan pajak yang baru itu, penerimaan dari lapangan usaha yang melebihi suku bunga obligasi jangka panjang pemerintah, yang sekarang mencapai 6%, akan dikenai pajak super profit.

Stephen Robertson, Menteri Sumber Daya Alam Queensland mengatakan suku bunga yang berlaku terlalu rendah dan semestinya pajak dikenakan setelah suku mencapai 11%.

“Ini bukan saat yang tepat untuk memberlakukan pajak baru,” ujarnya.

Kebijakan itu, lanjutnya, dapat menunda pengembangan industri LNG (liquefied natural gas). Menurut dia, perusahaan yang mengembangkan proyek gas berlapis batu bara sampai pengolahan LNG di Queensland menjadi perusahaan pertama yang terkena dampak setelah rencana pemerintah soal pemberlakuan pajak ini mulai diluncurkan.

Pembahasan mengenai pajak ini dengan para perusahaan terkait terus berlanjut. “Permasalahan ini ingin kami rampungkan secapat mungkin. Namun, harus diakui negosiasi itu membutuhkan waktu lama untuk kembali membangun kepercayan dalam industri ini setelah tumpahnya minyak Montara di Laut Timor. Kebocoran minyak milik BP Plc di Teluk Meksiko telah memperdalam krisis kepercayaan yang terjadi,” lanjut Ferguson.

Dia juga menyatakan tim penyidik terkait tumpahnya minyak di Montara akan mengumpulkan laporan pada pertengahan Juni. PTT Exploration & Production Pcl telah memperkirakan sekitar 400 barel minyak per hari telah bocor dari Montara yang terletak di pesisir Barat Laut Australia selama 21 Agustus sampai 3 November.

Total minyak yang tumpah mencapai hampir 30.000 barel. Ferguson juga menyatakan bahwa Australia harus mengembangkan peraturan yang seragam mengenai industri minyak lepas pantai dan gas untuk meningkatkan keselamatan dan melindungi lingkungan.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.