Sunday, July 23, 2017

Asing tertarik studi bersama minyak & gas

April 13, 2010 by  
Filed under BBM

Beberapa perusahaan besar asal AS, Prancis, dan Jepang tertarik dalam perebutan wilayah kerja minyak dan gas bumi putaran kedua 2009 melalui skema studi bersama atau penawaran langsung.

Kecenderungan itu dinilai sebagai perubahan tren, mengingat sebelumnya perusahaan-perusahaan besar itu lebih menyukai menggunakan mekanisme tender terbuka.

Direktur Pembinaan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Ditjen Migas Kementerian ESDM Edy Hermantoro mengatakan perusahaan besar migas umumnya masuk ke blok migas melalui tender terbuka. Namun, tuturnya, untuk penawaran blok migas tahun ini beberapa perusahaan asal AS, Prancis, dan Jepang mulai melirik skema studi bersama atau penawaran langsung.

“Banyak perusahaan besar itu sekarang mau masuk dengan studi bersama, seperti dari AS, Prancis, Jepang juga ada,” katanya kepada Bisnis.com, hari ini.

Menurut dia, skema studi bersama memberikan keuntungan lebih bagi perusahaan-perusahaan pesertanya dalam mengamankan aset yang diminati. Dengan studi bersama, tuturnya, perusahaan tersebut hak penambangan tetap berada pada perusahaan.

Berdasarkan Permen ESDM No.35/2008 penawaran wilayah kerja migas bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu penawaran langsung atau studi bersama dan tender terbuka. Satu perusahaan yang melakukan studi bersama mendapatkan hak menolak pertama (first right refusal) atas blok tersebut.

Namun, perusahaan tersebut juga diwajibkan untuk ditandingkan dengan penawaran dari perusahaan lain atau right to match. Pemerintah akan mengevaluasi penawaran-penawaran yang ada sebelum menetapkan perusahaan yang berhak mendapatkan blok itu.

Pada penawaran blok migas putaran II 2009, pemerintah menawarkan 23 blok, terdiri dari 11 blok melalui penawaran langsung dan 11 blok ditawarkan melalui tender reguler. Wilayah kerja yang ditawarkan melalui penawaran langsung meliputi Blok Puri, Sakakemang, Sunda Strait I, North Madura, Karapan, Mandala, Long Hubung-Long Bagun, Malunda, Sadang, South Mandar dan South Sageri.

Tahun ini, pemerintah berencana memperbesar porsi blok yang ditawarkan secara langsung, yaitu dari 35 blok yang ditawarkan 16 di antaranya melalui penawaran langsung. Blok-blok tersebut meliputi North Sokang, NW Natuna, Gurita, Sumbagsel, Titan, Kuala Pembuang Sampit, Damar, Belayan, Bone Bay, Babar, Selaru, Yamdena, Arafura Sea II, North Arafura, Onin dan North Semai.

Berdasarkan catatan Bisnis.com, jumlah blok yang dikuasai melalui skema penawaran langsung cenderung lebih cepat terjual dibandingkan dengan tender terbuka. Pada 2008, 31 blok dilepas melalui skema penawaran langsung dibandingkan dengan blok yang ditender terbuka yang berjumlah 14 blok.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.