Tuesday, March 28, 2017

AS Larang Pengeboran Minyak Lepas Pantai

May 1, 2010 by  
Filed under BBM, Featured

Washington, D.C, CyberNews. Pemerintah Amerika melarang pengeboran minyak di tempat-tempat baru di pantai Amerika sambil menunggu hasil penyelidikan penyebab tumpahan minyak di lepas pantai Louisiana.

“Tidak ada pengeboran baru yang diizinkan dan tidak akan ada sampai kami mengetahui apa yang terjadi,” kata penasehat Gedung Putih David Axelrod kepada televisi Amerika ABC.

Bulan lalu Presiden Barack Obama melonggarkan moratorium mengenai pengeboran baru. Sekitar 5.000 barel minyak per hari diperkirakan bocor ke laut setelah terjadi ledakan di anjungan minyak di perairan Teluk Meksiko itu minggu lalu.

Tumpahan minyak sudah mulai mencapai pantai Louisiana, dan Angkatan Laut Amerika dikerahkan untuk membantu menghindari bencana ekonomi dan lingkungan.

Keadaan darurat
Axelrod mengumumkan larangan pengeboran di daerah-daerah baru dalam sebuah wawancara di acara Good Morning America di televisi ABC.

Dia juga membela tanggapan pemerintah terhadap ledakan tanggal 20 April lalu yang menghancurkan anjungan lepas pantai Deepwater Horizon yang dioperasikan perusahaan minyak Inggris BP, dan mengatakan “kami langsung mengerahkan pasukan penjaga pantai.”

Pemerintah Federal Amerika menyatakan tumpahan minyak di Teluk Meksiko itu sebagai “insiden nasional”. Langkah ini memungkinkan pemerintah untuk menggunakan segala sumber daya dari tempat lain di Amerika.

Kawasan rawa-rawa di dekat pantai Louisiana berisi ratusan spesies fauna liar dan merupakan daerah industri makanan laut dan perikanan yang besar.

Gubernur Bobby Jindal sudah menyatakan keadaan darurat di negara bagian itu dan meminta dana pemerintah federal mengerahkan 6.000 tentara untuk membantu membersihkan tumpahan itu.

Negara bagian Mississippi, Alabama dan Florida juga terancam, karena bocoran minyak terus mengalir dari kerangka anjungan.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.