Monday, July 24, 2017

Apa Yang Akan Industri Migas Lakukan Saat Ini?

February 5, 2010 by  
Filed under BBM, Featured

Dari tahun 1972 sampai 1982, pendaftaran di departemen teknik perminyakan di USA meningkat secara substansial. Kita sekarang sedang melihat persamaan peningkatan pendaftaran di sekolah-sekolah teknik perminyakan. Pada gambar menunjukkan total pendaftaran di program teknik perminyakan dari tahun 1972 hingga 2009 di USA. Puncak pendaftaran melebihi angka 12.000 mahasiswa. Pada 1972, ada 1,362 mahasiswa undergraduate. Pada 1983, angka ini naik hingga 11,014 di seluruh universitas US.

Sebagai perbandingan, pada 2003, ada 1,673 mahasiswa undergraduate dan pada permulaan musim gugur 2008 jumlah ini meningkat hingga 4,199. Sebagaimana dapat dilihat pada gambar 2, trend peningkatan pendaftaran mahasiswa undergraduate dari 2003 hingga 2009 adalah sama dengan trend pertumbuhan dari 1972 hingga 1978.

Departemen teknik perminyakan Texas A&M University tahun 2003 hanya meluluskan 34 mahasiswa dengan gelar BS dan 46 mahsiswa dengan gelar MS atau PhD. Pada 2004, industri migas meminta semua departemen teknik perminyakan di USA untuk meningkatkan jumlah penerimaan dan lulusan, dan universitas-universitas tersebut telah meresponnya. Tahun ini, Departemen Teknik Perminyakan Texas A&M Univeristy akan meluluskan sekitar 100 mahasiswa undergraduate dan lebih dari 50 mahasiswa graduate.

Sekarang industri migas harus melaksanakan bagiannya dengan mempekerjakan insinyur-insinyur ini. Sebenarnya permintaan kami ini terkesan bodoh jika kita membaca artikel-artikel selama beberapa tahun terakhir mengenai kurangnya insinyur di industri migas, atau semua sesi diskusi panel pada beberapa pertemuan mengenai apa yang industri perlu lakukan untuk mengisi jurang usia  pegawai yang ada di hampir semua perusahaan, terutama perusahaan domestik USA yang tidak menerima tenaga kerja internasional. Namun, dengan penurunan gairah ekonomi dan kenaikan dan penurunan harga minyak dari USD 147/bbl ke harga sekarang yang berkisar USD 40/bbl yang tidak dapat dijelaskan dengan pasti kenapa, beberapa mahasiwa mulai mempertanyakan mengenai prospek pekerjaannya dan pilihan karirnya secara umum.

Sebagai respon, saya menjawab, ”Jangan khawatir. Industri telah belajar dari pelajarannya di tahun 1980-an ketika mereka tidak menerima banyak insinyur selama satu decade dan mereka merasakan akibatnya sekarang. Pastinya, mereka tidak akan lagi melakukan kesalahan yang sama.”

Sejauh ini, berdasarkan komentar yang saya terima dari rekruter di industri, mereka meyakinkan saya bahwa mereka akan tetap menerima insinyur-insinyur baru dari berbagai universitas, meskipun mereka harus mengurangi pengeluaran mereka di area lainnya. Saya mempercayai pernyataan mereka meskipun saya belum melakukan polling secara scientific untuk mengetahui apakah sentimen ini berlaku secara universal.

Industri migas seharusnya menyadari bahwa universitas memiliki banyak freshmen, sophomore, dan berbagai kelas junior lainnya. Banyak mahasiswa-mahasiwa ini mencari intership selama musim panas.

Internship ini penting untuk berbagai alasan. Pertama, kebanyakan mahasiswa perlu uang. Kedua, Internship yang sukses meyakinkan mahasiwa bahwa mereka telah membuat pilihan karir yang tepat untuk kemudian mereka kembali ke kampus dalam kondisi lebih giat untuk belajar dan lulus secepatnya. Terakhir, internship akan memberikan industri kesempatan untuk mengevaluasi mahasiswa ini dan banyak mahasiswa yang mendapatkan tawaran kerja permanen berdasarkan kinerja mereka tersebut. Sebagai tambahan, jika struktur internship ini dibuat dengan benar, mahasiswa juga bisa menghasilkan project yang memberikan tambahan keuntungan serta efisiensi bagi perusahaan.

Semua kepala departemen teknik perminyakan sekarang bekerja sampai larut untuk meningkatkan penerimaan, membuat fakutas baru, dan meningkatkan kurikulum, agar bisa menghasilkan lebih banyak insiyur yang industri telah minta kepada mereka selama lebih dari 5 tahun. Sekarang adalah waktunya industri melakukan bagiannya dengan melanjutkan dukungan kepada departemen teknik perminyakan dan melanjutkan untuk mempekerjakan insinyur-insinyur kami tersebut ataupun mahasiwa yang mencari internship.

Kami banyak mendengar bahwa decade ini merupakan “The Great Crew Change” dan dilema menakutkan yang dihadapi bagi industri ini akan terjadi 5-10 tahun mendatang dimana banyak insinyur yang sekarang bekerja mencapai usia pensiun. Masalahnya berakar dari kurangnya penerimaan kerja di tahun 1980-an hingga awal 1990-an.

Pertanyaannya sekarang adalah “Apa yang industri migas akan lakukan saat ini?” Apakah mereka akan mengulangi kesalahan yang sama di masa lalu atau apakah mereka akan tetap menerima insinyur-insinyur kita?

diterjemahkan oleh :  Ahmad Faisal’s Site ( http://ahmadf415al.multiply.com )
Sumber :  Journal of Petroleum Technology bulan Februari 2009.
“What Will the Oil and Gas Industry Do This Time?”
Stephen A. Holditch, SPE, Kepala Departemen, Harold Vance
Departemen Teknik Perminyakan, Texas A&M University

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.