Friday, March 24, 2017

30.000 Kepala Keluarga di Batam belum terima paket gas

April 17, 2010 by  
Filed under BBG, Featured

PT Pertamina belum membagikan paket kompor gas gratis terhadap 30.000 kepala keluarga (KK) di Kota Batam akibat belum selesainya verifikasi data penerima oleh PT Pos Indonesia.

Ahmad Hijazi, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan ESDM Kota Batam, mengungkapkan program konversi minyak tanah ke gas di kota itu belum rampung seluruhnya.

“Masih ada 30.000 kepala keluarga belum mendapatkan kompor gas gratis,” ujarnya, hari ini.

Selama ini para pengurus warga setempat belum menyerahkan data ke petugas sehingga PT Pos Indonesia masih melakukan verifikasi data mereka.

Karena itu PT Pertamina juga belum mendistribusikan paket kompor gas gratis kepada mereka.

Namun demikian dia meyakini dalam dua pekan ke depan proses verifikasi akan selesai dan puluhan ribu warga itu akan menerima paket kompor gas gratis.

Jumlah itu pun menurutnya sudah final sehingga PT Pos akan menutup proses pendataan dan verifikasi yang menjadi tanggungjawabnya dalam program konversi minyak tanah di Batam.

“Kalaupun nantinya masih ada yang merasa belum dibagikan, hampir dipastikan yang bersangkutan adalah warga pendatang yang baru masuk, belum tercatat sebagai warga Batam,” imbuhnya.

Guna mengantisipasi kesulitan masyarakat akibat masih banyak yang belum menerima kompor gas gratis itu, Diperindag sendiri telah menambah pasokan minyak tanah bersubsidi sebanyak 75% pada Maret lalu.

Namun setelah seluruh kompor gas sudah dibagikan, Disperindag akan kembali mengurangi pasokan minyak tanah bersubsidi di Batam menjadi tinggal 25% dari total pasokan selama ini sebanyak 152 kiloliter per bulan.

Disperindag, katanya, tidak ingin memperpanjang lagi waktu konversi minyak tanah mengingat Batam sudah termasuk daerah yang paling lama melaksanakan program ini dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia.

“Pengurangannya secara bertahap, Mei nanti kita sisakan 25% dan bulan-bulan berikutnya semakin dikurangi¬† sampai habis dan tinggal minyak tanah nonsubsidi,” jelasnya.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.